Pendidikan abad ke-21 menuntut paradigma pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan literasi lingkungan, karakter ekologis, dan kompetensi global siswa. Dalam konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan implementasi Program Adiwiyata sebagai strategi pendidikan berkelanjutan di sekolah dasar yang selaras dengan prinsip pembelajaran abad ke-21. Kajian ini menggunakan pendekatan kajian konseptual (literature review) yang dipadukan dengan studi kasus kualitatif pada beberapa sekolah dasar pelaksana Program Adiwiyata di Kabupaten Sumedang dan Bandung. Data diperoleh melalui telaah literatur, observasi, wawancara, serta analisis dokumen kebijakan lingkungan dan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Adiwiyata sejalan dengan penguatan keterampilan abad ke-21 (4C skills), berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif, serta berperan dalam menumbuhkan kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial peserta didik. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi pedagogik guru, lemahnya budaya sekolah hijau, dan minimnya dukungan kebijakan maupun pendanaan berkelanjutan. Kajian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Program Adiwiyata sangat bergantung pada kepemimpinan ekologis, kolaborasi multipihak, dan penerapan pendekatan whole-school agar pendidikan lingkungan hidup benar-benar menjadi bagian integral dari kurikulum abad ke-21 yang membentuk generasi berkarakter ekologis dan berdaya saing global.
Copyrights © 2026