Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan keterbatasan debit air dan belum optimalnya pengelolaan SPAM di Desa Kakor, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran pemerintah dalam pengelolaan SPAM di Desa Kakor yang ditinjau dari aspek peran pemerintah menurut Siagian (2003) stabilisator, inovator, dan pelaksana menurut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak Dinas Cipta Karya, pengelola SPAM tingkat desa, kepala desa, serta masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat belum berjalan secara optimal. Sebagai stabilisator, dinas belum menetapkan SOP tertulis terkait jadwal distribusi air dan belum melaksanakan uji kualitas air secara rutin. Sebagai inovator, belum terdapat pengembangan sumber air baku alternatif maupun penerapan teknologi pengolahan air untuk mengatasi kekeruhan pada musim hujan. Sebagai pelaksana, kegiatan monitoring dan pendampingan teknis belum optimal akibat keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, meskipun sosialisasi kepada masyarakat telah dilaksanakan dan ditindaklanjuti melalui regulasi desa.
Copyrights © 2026