Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola sampah berkelanjutan di Kota Kupang menggunakan perspektif waste governance. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola sampah di Kota Kupang belum berjalan optimal. Pada dimensi kelembagaan, pengelolaan masih didominasi oleh pemerintah, khususnya DLHK, sementara keterlibatan aktor non-pemerintah belum terintegrasi secara kuat. Pada dimensi kebijakan dan regulasi, meskipun telah terdapat Perda Nomor 3 Tahun 2011, implementasinya masih lemah terutama dalam pengawasan dan penegakan. Pada dimensi partisipatif, kesadaran dan keterlibatan masyarakat masih rendah serta belum menjadi kebiasaan. Sementara itu, pada dimensi kemitraan, kerja sama lintas sektor masih bersifat terbatas dan belum strategis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan kolaborasi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta optimalisasi implementasi kebijakan untuk mewujudkan tata kelola sampah yang berkelanjutan di Kota Kupang.
Copyrights © 2026