Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi gaya belajar auditori dengan kesulitan belajar matematika siswa kelas VIII SMP Pesantren AssalamPontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Pesantren Assalam Pontianak semeseter genap tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan angket. Soal tes yang digunakan yaitu 5 butir soal esay untuk mengetahui hasil belajar matematis siswa. Berdasarkan hasil angket identifikasi gaya belajar, dari 29 siswa, 24 siswa teridentifikasi memiliki kecenderungan gaya belajar auditori. Skor angket gaya belajar auditori siswa memiliki nilai maksimum 22 dan minimum 15, dengan rata-rata 18,1, median 18, dan modus 19. Data ini menunjukkan bahwa kecenderungan gaya belajar auditori siswa kelas VIII SMP Pesantren Assalam Pontianak sebagian besar berada pada kategori "cukup", dengan 17 siswa (70,83%) masuk kategori ini. Sisanya, 4 siswa (16,67%) berada di kategori "kurang", dan 3 siswa (12,5%) di kategori "baik". Ini berarti mayoritas siswa memiliki kemampuan auditori yang cukup dalam proses belajarnya.
Copyrights © 2026