Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh budaya organisasi, remunerasi dan employee engagement terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kejaksaan Negeri Pidie, baik secara simultan maupun secara parsial. Metode penelitian ini merupakan metode kuantitatif, dengan ukuran populasi dan sampel penelitian ini sebanyak 68 orang pegawai yang ada pada Kantor Kejaksaan Negeri Pidie. Data penelitian dikumpulkan melalui daftar pertanyaan/kuisioner, wawancara dan studi dokumentasi, hipotesis di lakukan dengan uji F (simultan) dan uji t (parsial) dimaksud untuk mengetahui pengaruh tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan bahwa variabel budaya organisasi, variabel remunerasi dan variabel employee engagement berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kejaksaan Negeri Pidie. Kemudian pengujian secara parsial bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kejaksaan Negeri Pidie. Remunerasi berpengaruh terhadap Kinerja pegawai pada Kantor Kejaksaan Negeri Pidie. Employee engagement berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kejaksaan Negeri Pidie. Variabel employee engagement adalah faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kinerja pegawai pada Kantor Kejaksaan Negeri Pidie dibandingkan dua variabel lainnya. Implikasi dalam penelitian ini adalah perlunya perbaikan dan penguatan budaya organisasi manajemen untuk membangun dan memelihara budaya kerja yang positif, diperlukan remunerasi yang kompetitif dan adil, remunerasi yang memadai terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pegawai dan organisasi perlu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung partisipasi aktif, keterlibatan emosional, dan rasa memiliki terhadap tugas dan tanggung jawab.
Copyrights © 2026