Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi intensitas penggunaan media sosial TikTok, tingkat prokrastinasi akademik serta menguji pengaruh intensitas penggunaan media sosial TikTok terhadap tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa aktif Fakultas Studi Islam dan Peradaban Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Responden penelitian berjumlah 106 mahasiswa yang memenuhi kriteria sebagai mahasiswa aktif FSIP UMY dan pengguna aktif media sosial TikTok. Proses analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS 31. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial TikTok dan tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa berada pada kategori sedang. Hasil hipotesis melalui analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa penggunaan media sosial TikTok yang berlebihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecenderungan perilaku prokrastinasi akademik, dengan nilai signifikansi sebesar 0,007. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,067 mengindikasikan bahwa penggunaan media sosial TikTok yang berlebihan berkontribusi sebesar 6,7% terhadap perilaku prokrastinasi akademik. Sementara 93,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun TikTok berpengaruh terhadap prokrastinasi akademik, pengaruh tersebut bukanlah faktor utama.
Copyrights © 2026