Rendahnya capaian literasi peserta didik sekolah dasar di Indonesia, termasuk di Sekolah Dasar Negeri 13 Sumani, menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang mampu memperkuat pemahaman bacaan, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan mengorganisasi informasi. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas penggunaan graphic organizer yang dipadukan dengan Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan literasi peserta didik kelas IV. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, melibatkan 27 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes literasi, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif melalui perhitungan rata-rata dan persentase ketuntasan serta kualitatif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan signifikan: nilai rata-rata literasi peserta didik naik dari 59,26 pada pra-tindakan menjadi 81,48 pada siklus I, dan 88,15 pada siklus II. Persentase ketuntasan juga meningkat dari 44,44% menjadi 92,59%. Temuan ini membuktikan bahwa GO efektif membantu peserta didik menemukan ide pokok, memahami isi teks, dan menyajikan informasi dalam bentuk visual. Integrasi dengan PBL dan PjBL semakin memperkuat kolaborasi, kreativitas, serta kemandirian belajar peserta didik. Dengan demikian, graphic organizer dapat menjadi solusi inovatif dan kontekstual untuk meningkatkan literasi membaca di sekolah dasar.
Copyrights © 2026