Latar belakang: Berat badan bayi merupakan indikator utama pertumbuhan dan status kesehatan secara keseluruhan. Pertambahan berat badan optimal selama masa bayi mencerminkan nutrisi yang memadai, fungsi metabolisme, dan kemajuan perkembangan. Pijat bayi adalah intervensi non-farmakologis yang diyakini dapat meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan fungsi pencernaan, dan merangsang hormon yang berhubungan dengan pertumbuhan, yang dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan pada bayi. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat bayi terhadap pertambahan berat badan pada bayi usia 6-12 bulan. Metode: Studi ini menggunakan desain pra- eksperimental One Group Pretest-Posttest. Sebanyak 74 bayi dipilih dari populasi 90 menggunakan pengambilan sampel berurutan. Intervensi terdiri dari pijat bayi konvensional yang diberikan delapan kali selama empat minggu. Berat badan bayi diukur sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan Uji T Berpasangan untuk menentukan pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan berat badan rata-rata bayi dari 7,1419 kg sebelum intervensi menjadi 7,5243 kg setelah intervensi. Analisis statistik menggunakan Uji T Berpasangan menunjukkan nilai p 0,000 (p 0,05), yang menunjukkan peningkatan berat badan yang signifikan secara statistik setelah pijat bayi. Kesimpulan: Pijat bayi memiliki pengaruhsignifikan terhadap peningkatan berat badan pada bayi usia 6-12 bulan. Oleh karena itu,pijat bayi dapat dianggap sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif dan aman untuk mendukung pertumbuhan bayi yang optimal.
Copyrights © 2026