Wilayah pesisir barat Kabupaten Brebes memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian melalui sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata, didukung oleh keberadaan hutan mangrove yang memberikan nilai ekologis dan ekonomi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tutupan mangrove dan keanekaragaman hayati di Desa Prapag Kidul, Kabupaten Brebes, menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan di tiga plot transek (10 x 10 m) untuk mengukur jumlah tegakan, diameter batang, salinitas air, pH, keberadaan sampah, dan biota asosiasi. Hasil menunjukkan bahwa tutupan mangrove di lokasi pengamatan mencapai 93.608 m², dengan ratarata tutupan alami sebesar 72,66 ± 1,23% (kategori sedang). Wilayah ini didominasi oleh spesies Avicennia marina di hutan mangrove dan Rhizophora mucronata yang ditanam pada pematang tambak oleh masyarakat. Sebagian besar wilayah mangrove telah dikonversi menjadi tambak, dan ekosistem ini tersebar terbatas di bagian utara Desa Prapag Lor dan Prapag Kulon. Perairan cenderung keruh dengan rerata salinitas 31.66 dan pH 8. Biota asosiasi yang ditemukan meliputi gastropoda seperti Telescopium telescopium dan Nerita spp., kepiting bakau, dan mudskipper (Periophthalmus sp.). Terdapat juga kawasan ekowisata Mangrove Kalianyar dan area rehabilitasi mangrove yang dilakukan dua tahun lalu, namun sebagian besar mengalami kerusakan akibat gelombang tinggi dan badai. Hasil ini menegaskan pentingnya upaya rehabilitasi dan perlindungan mangrove untuk memulihkan ekosistem, meningkatkan keanekaragaman hayati, dan mendukung layanan ekosistem yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
Copyrights © 2025