Kulit kopi merupakan limbah utama dari proses pengolahan kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani Desa Tambakasri, Kabupaten Malang. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya potensi pencemaran lingkungan serta hilangnya peluang ekonomi tambahan bagi petani. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan kulit kopi menjadi produk bernilai jual berupa minuman fungsional (kombucha cascara) dan pupuk organik sebagai penerapan konsep zero waste pada agroindustri kopi. Mitra kegiatan adalah kelompok tani kopi Sidomulyo, Sidorejo, Sidomakmur, Sumberkembang dan Sumbersekar yang berjumlah 18 orang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis, pendampingan produksi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani dan keterampilan dalam pengolahan kulit kopi yang ditandai dengan keberhasilan memproduksi 15 liter kombucha cascara serta 20 liter/ kg pupuk organik. Selain itu, produk hasil pelatihan mendapatkan respon positif dari 97% peserta dan memiliki potensi pemasaran lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah limbah kopi sekaligus mendukung keberlanjutan usaha tani kopi.
Copyrights © 2026