Kebiasaan konsumsi jajanan pada anak sekolah dasar memerlukan perhatian khusus karena tingginya peredaran jajanan rendah gizi serta potensi penggunaan bahan berbahaya seperti formalin dan boraks. Kurangnya pengetahuan mengenai keamanan pangan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SD Muhammadiyah 2 Garut mengenai karakteristik jajanan sehat serta bahaya bahan tambahan pangan berbahaya. Metode pelaksanaan meliputi registrasi, pre-test, ceramah interaktif, demonstrasi uji formalin dan boraks pada sampel bakso dan sosis, post-test serta pembagian flyer. Peserta kegiatan berjumlah 24 siswa kelas VI. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa, dari nilai rata-rata pre-test sebesar 85,84% menjadi 100% pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode edukasi partisipatif yang memadukan materi visual dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Melalui demonstrasi, siswa juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengenali ciri makanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya. Kesimpulannya, kegiatan PKM berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang jajanan sehat serta bahaya formalin dan boraks. Kegiatan edukasi berbasis demonstrasi terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman anak sekolah dasar. Untuk mendukung keberlanjutan dampaknya , disarankan agar sekolah melakukan edukasi lanjutan secara berkala, meningkatkan pengawasan kantin, serta melibatkan orang tua dalam mendorong kebiasaan konsumsi jajanan yang lebih sehat, aman dan bergizi.
Copyrights © 2026