Tolak peluru merupakan salah satu nomor dalam cabang olahraga atletik berupa dorongan dari bahu yang kuat disertai dengan gerak merentangkan lengan, pergelangan tangan dan jari-jari yang terarah dengan tujuan agar didapat jarak tolakan yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi kekuatan otot lengan bahu terhadap kemampuan tolak peluru gaya o’brien pada mahasiswa penjaskesrek fkip unsyiah angkatan 2010. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010 yang berjumlah 143 orang yang telah lulus mata kuliah T.P Atletik dengan nilai A dan B. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling atau sampel bertujuan, sebanyak 22 orang atau 15%. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) tes Medicine Ball Push, (2) tes tolak peluru gaya o’brien. Data diolah dengan menggunakan statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata (mean), standard deviasi (SD) dan uji korelasional. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: pengujian hipotesis berdasarkan hasil uji korelasi antara Xdengan Y diperoleh koefesien korelasi sebesar 0.97. Dari distribusi dengan dk 20 (n-2) dan taraf nyata α = 0,05 diperoleh t tabel sebesar 1,72, dengan demikian jelas bahwa t hitung 17.83 lebih besar dari t tabel 1.72. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi antara (X) dengan (Y) berarti, maka hipotesis menyatakan terdapat kontribusi power otot tangan, lengan dan bahu terhadap kemampuan tolak peluru gaya o’brien pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2010. Kata Kunci : Korelasi, Kekuatan, Tolak Peluru
Copyrights © 2016