Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi realitas problematika sosial Palestina dalam film Farha dengan menelusuri hubungan antara struktur karya dan struktur sosial-historis yang melatarbelakanginya melalui perspektif Strukturalisme Genetik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann, yang menekankan hubungan dialektis antara struktur teks film dan struktur sosial. Data penelitian berupa dialog, adegan visual, dan narasi yang berkaitan dengan isu sosial dalam film dikumpulkan melalui teknik simak-catat dan dianalisis menggunakan model reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Farha merepresentasikan realitas sosial Palestina pada masa Nakba 1948 melalui penggambaran penjajahan, kekerasan kolonial, krisis kemanusiaan, Pengusiran masalah, krisis identitas, Ketimpangan pendidikan dan hambatan sosial, Struktur patriarki, pernikahan dini, dan stereotif gender. Film ini menghadirkan pandangan dunia bangsa Palestina sebagai dasar pembentukan kesadaran kolektif yang lahir dari pengalaman penindasan dan perjuangan bertahan hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Farha bukan hanya karya estetik, melainkan media artikulasi memori sejarah dan simbol perlawanan yang menegaskan bahwa sinema dapat berfungsi sebagai ruang dokumentasi kultural, kritik sosial, dan penyampai pesan kemanusiaan universal
Copyrights © 2026