Keluarga merupakan pilar atau penyokong utama suatu bangsa. Kebahagiaan yang terwujud dalam kehidupan keluarga merupakan cerminan kesejahteraan suatu bangsa. Keretakan yang terjadi pada keluarga dapat pula menjadi cermin keretakan suatu bangsa. Perselingkuhan dan perceraian merupakan cerminan komitmen terhadap perkawinan yang rendah. Permasalahan yang terjadi pada keluarga berpengaruh buruk terhadap kesejahteraan psikologis semua anggota keluarga, termasuk anak-anak dan remaja. Gangguan perilaku (conduct disorder), gangguan penyesuaian diri, menurunnya prestasi anak-anak dan remaja di sekolah, merupakan indikator yang paling mudah diamati dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan rancangan kuasi eksperimen berupa pencegahan terhadap timbulnya masalah-masalah dalam keluarga, melalui program education for family happiness. Program ini dirancang khusus untuk mencegah masalah dalam keluarga yang berkaitan dengan menurunnya tingkat kebahagiaan dan komitmen perkawinan. Responden penelitian adalah ibu rumah tangga. Data penelitian dianalisis dengan teknik uji wilcoxon. Pemberian program education for family yang dilakukan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kebahagiaan perkawinan.
Copyrights © 2026