Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMAN 19 Bulukumba dengan subjek penelitian kelas X.1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Implementasi Virtual Tour Museum sebagai media pembelajaran sejarah dalam meningkatkan critical thingking skill dan kemampuan komunikasi siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi ; observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif-deskriftif. Persentase pemerolehan capaian pada tahap pra siklus 26,66% untuk kemampuan berpikir kritis dan 18,32% untuk kemampuan komunikasi. Kemudian pada siklus I dengan persentase rata-rata 51,2% untuk kemampuan berpikir kritis dan kemampuan komunikasi 34,44% %. Pada siklus ke II peningkatan kemampuan berpikir krtitis dan kemampuan komunikasi disetiap indikator dengan persentase masing-masing 75,55% maka peningkatan tersebut sudah mencapai tingkat keberhasilan penelitian sehingga peneliti menyelesaiakan penelitian pada siklus II.
Copyrights © 2026