Ketersediaan air bersih masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah, khususnya di daerah yang belum memiliki sistem pengolahan air yang memadai. Penjernihan air rumah tangga umumnya dilakukan dengan menggunakan bahan kimia seperti tawas dan klorin. Meskipun efektif, penggunaan bahan kimia tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan apabila digunakan secara berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif bahan penjernih air yang ramah lingkungan, mudah diperoleh, dan ekonomis. Kulit pisang merupakan limbah organik rumah tangga yang jumlahnya melimpah dan mengandung senyawa alami yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan penjernih air. Penelitian ini membahas pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan alami penjernih air rumah tangga melalui metode eksperimen sederhana dengan menggunakan serbuk kulit pisang sebagai media filtrasi. Pengamatan dilakukan terhadap perubahan kondisi air sebelum dan sesudah proses penjernihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi kulit pisang dalam meningkatkan kejernihan air dan memperbaiki kondisi pH.
Copyrights © 2026