Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital dan Self-efficacy terhadap intensi technopreneur pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 144 mahasiswa angkatan 2021 dan 2022 yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, literasi digital dan Self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap intensi technopreneur, yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai R² sebesar 0,323. Secara parsial, literasi digital dan Self-efficacy juga berpengaruh signifikan terhadap intensi technopreneur dengan nilai signifikansi masing-masing di bawah 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi digital, serta kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan berwirausaha, merupakan faktor penting dalam membentuk intensi technopreneur di era digital. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital dan penguatan Self-efficacy perlu menjadi bagian dari strategi pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026