Materi teks cerita sejarah sering dianggap menjemukan oleh siswa karena kepadatan narasi yang bersifat abstrak. Di MA Sains Tebuireng Putri, diperlukan inovasi media visual untuk mentransformasi teks naratif yang kompleks menjadi penyajian yang lebih interaktif dan menarik guna meningkatkan keterlibatan siswa di lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi media Canva dalam pembelajaran teks cerita sejarah serta menganalisis efektivitasnya terhadap kreativitas dan literasi digital siswa kelas XII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis portofolio hasil karya digital siswa. Implementasi Canva melalui model Project-Based Learning (PjBL) terbukti mampu mengubah teks sejarah menjadi produk literasi visual yang sistematis dan estetis. Fitur grafis Canva membantu siswa memetakan struktur teks (orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi) secara kronologis. Selain itu, integrasi nilai-nilai lokal Tebuireng ke dalam karya digital meningkatkan motivasi belajar dan relevansi materi bagi siswa. Penggunaan Canva efektif sebagai media pembelajaran untuk memperkuat literasi visual, kreativitas, dan pemahaman naratif sejarah. Media ini berhasil mengonversi materi konvensional menjadi pengalaman belajar digital yang relevan dengan kebutuhan siswa di era modern.
Copyrights © 2026