Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga berbasis masyarakat. Hal ini terlihat dari tingginya partisipasi pemuda dalam kegiatan sepak bola dan bola voli. Namun, potensi tersebut belum didukung oleh kelembagaan olahraga yang terstruktur serta perencanaan program yang berkelanjutan. Selain itu, rendahnya pemahaman pemuda terhadap konsep Sport Development Index (SDI) menjadi kendala dalam merumuskan pembangunan olahraga desa yang terarah.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Karang Taruna dalam mengelola pengembangan Desa Olahraga berbasis Sport Development Index (SDI). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi awal dengan pemerintah desa, identifikasi potensi dan permasalahan olahraga desa, sosialisasi konsep SDI, pelatihan manajemen organisasi dan penyelenggaraan event olahraga, serta pendampingan pembentukan kelembagaan olahraga desa.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota Karang Taruna terhadap konsep Desa Olahraga dan SDI dari 35% menjadi 82% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, sebanyak 75% peserta pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun program kegiatan olahraga desa. Kegiatan ini juga menghasilkan pembentukan satu klub olahraga desa yang dikelola oleh Karang Taruna serta tersusunnya rencana program olahraga tahunan desa. Keterlibatan aktif pemuda dan dukungan pemerintah desa menunjukkan komitmen bersama dalam mengembangkan olahraga secara terstruktur dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026