Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job demands dan job resources terhadap work engagement pegawai, serta menentukan variabel yang paling dominan. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional non-eksperimental, data dikumpulkan dari 45 responden dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui SPSS 27. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa job demands berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement (thitung 13,389 > ttabel 2,018; sig 0,000), yang berarti kejelasan peran dan tantangan tugas justru meningkatkan semangat pegawai. Sebaliknya, job resources berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap work engagement (thitung-1,061 < ttabel 2,018; sig 0,295), menunjukkan bahwa keterbatasan otonomi dan dukungan sosial cenderung menghambat keterlibatan emosional. Secara simultan, kedua variabel berkontribusi sebesar 95,4% terhadap variasi work engagement, dengan job demands sebagai faktor pendorong yang paling dominan. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengelolaan tuntutan kerja yang terukur untuk menjaga dedikasi dan energi pegawai dalam mencapai tujuan organisasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025