Penelitian ini berawal dari adanya keluhan pengunjung dan kelemahan Café Baileo dibandingkan pesaingnya Garagge Caffe, terutama terkait ketidakstabilan penjualan, keterbatasan ketersediaan menu, serta konsistensi pelayanan baik pada lini frontstage maupun backstage. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan terhadap kepuasan konsumen dan menjadi dasar penting untuk meneliti sejauh mana strategi pasar, pemanfaatan teknologi, dan perancangan alur layanan (service blueprint) mampu memperbaiki kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh orientasi pasar, orientasi teknologi, dan service blueprint terhadap kepuasan konsumen pada UMKM kuliner Café Baileo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data diperoleh dari 80 responden melalui kuesioner, kemudian dianalisis dengan menggunakan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi pasar dan orientasi teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap service blueprint, sedangkan service blueprint berpengaruh kuat terhadap kepuasan konsumen. Selain itu, service blueprint terbukti memediasi hubungan antara orientasi pasar dan orientasi teknologi terhadap kepuasan konsumen. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan sensitivitas pasar, penguatan adopsi teknologi digital, serta perancangan service blueprint yang konsisten merupakan strategi penting untuk meningkatkan pengalaman dan kepuasan konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan rekomendasi praktis bagi Café Baileo maupun UMKM kuliner sejenis untuk memperkuat kualitas layanan dan daya saing yang berkelanjutan
Copyrights © 2026