Stroke merupakan gangguan fungsi neurologis akut akibat hambatan aliran darah ke otak yang dapat menurunkan kemampuan Activity of Daily Living (ADL) sehingga pasien mengalami ketergantungan dalam aktivitas sehari- hari. Kondisi ini menyebabkan pasien pasca stroke memerlukan dukungan keluarga sebagai bagian penting dalam proses pemulihan dan peningkatan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dukungan keluarga terhadap kemandirian ADL pada pasien pasca stroke dengan pendekatan kualitatif. Penelitian menggunakan desain studi kasus yang berfokus pada pengkajian mendalam terhadap satu pasien pasca stroke yang menjalani perawatan di rumah. Partisipan terdiri atas satu pasien dan dua anggota keluarga sebagai pemberi perawatan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik dengan menerapkan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil analisis mengidentifikasi empat tema utama, yaitu dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan penghargaan yang diberikan keluarga selama proses perawatan. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga berperan signifikan dalam meningkatkan kemandirian pasien dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Semakin optimal dukungan yang diberikan, baik dalam bentuk motivasi, bantuan fisik, pemberian informasi, maupun apresiasi, semakin besar peluang pasien pasca stroke untuk mencapai kemandirian secara fisik dan emosional dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Copyrights © 2026