Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi distribusi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengidentifikasi kendala yang terjadi dalam proses pelaksanaannya di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pendamping PKH sebagai informan kunci, masyarakat penerima bantuan sebagai informan utama, serta aparatur desa sebagai informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi distribusi bantuan PKH telah berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan pemerintah, yaitu melalui proses pendataan, verifikasi data penerima, serta penyaluran bantuan secara bertahap melalui sistem perbankan. Bantuan yang diberikan dinilai mampu membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti ketidaktepatan sasaran penerima bantuan, kurangnya pemahaman sebagian masyarakat mengenai mekanisme program, serta keterbatasan informasi terkait proses distribusi bantuan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi distribusi Program Keluarga Harapan memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, diperlukan perbaikan dalam proses pendataan penerima manfaat, peningkatan sosialisasi program kepada masyarakat, serta pengawasan yang lebih optimal agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Copyrights © 2026