Botol plastik sekali pakai, khususnya yang berbahan High-Density Polyethylene (HDPE), kini menjadi bagian dari keseharian kita, namun juga secara signifikan menyumbang permasalahan lingkungan. Padahal, jika dikelola dengan cara yang tepat dan kreatif, limbah ini sebenarnya memiliki potensi untuk diubah menjadi produk yang fungsional dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan daur ulang plastik HDPE kepada siswa-siswi PKBM Binar di Tangerang Selatan. Mitra pengabdian menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses terhadap sumber daya pendidikan nonformal serta minimnya pelatihan keterampilan dan kewirausahaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Kegiatan dimulai dengan survei kondisi mitra, dilanjutkan dengan perancangan alat pengepresan sederhana menggunakan setrika listrik, dan pelatihan yang dilakukan secara partisipatif melalui demonstrasi dan praktik langsung. Peserta belajar menyusun warna plastik, memanaskannya, serta membentuknya menjadi produk sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan teknologi yang sederhana ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis peserta, yang ditunjukkan dari kemampuan peserta dalam mereplikasi proses pengepresan secara mandiri dan keberanian mengeksplorasi kombinasi warna. Selain itu, peserta juga aktif selama kegiatan ini dan menunjukkan minat untuk meneruskan praktik ini di luar sesi pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan tidak hanya membangun kesadaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis bahan bekas yang relevan dan mudah diterapkan di lingkungan PKBM.
Copyrights © 2026