Background: Upaya pelestarian budaya Indonesia di luar negeri menghadapi tantangan akibat terbatasnya materi edukasi menarik dan inovasi teknologi, terutama bagi komunitas diaspora. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta apresiasi terhadap Topeng Malangan di New South Wales (NSW), Australia, melalui pendekatan inovatif berbasis Augmented Reality (AR). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 22-26 Juli 2025 di NSW dengan melibatkan 30 siswa diaspora. Metode yang diterapkan mencakup persiapan media digital "The Malangan Mask", workshop interaktif pengenalan filosofi karakter Panji, serta evaluasi melalui Mix and Match Game. Instrumen penilaian menggunakan kuesioner dan observasi langsung untuk mengukur efektivitas media digital AR. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap karakter Raden Panji Asmarabangun dan Dewi Sekartaji. Penggunaan teknologi AR berhasil meningkatkan interaktivitas belajar, di mana siswa mampu mengidentifikasi simbolisme warna dengan tingkat akurasi di atas 90%. Kesimpulan: Eksplorasi budaya melalui inovasi digital terbukti efektif sebagai strategi menjaga eksistensi kearifan lokal di era disrupsi, sekaligus memperkuat identitas nasional siswa diaspora Indonesia di kancah internasional.
Copyrights © 2026