Background: Budidaya ikan patin (Pangasiadon hypophthalmus) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki potensi ekonomi tinggi de Desa Guci, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Namun demikian, produktivitas budidaya masih menghadapi berbagai kendala, terutama tingginya biaya pakan dan rendahnya efisiensi pemanfaatan pakan oleh ikan, yang berdampak pada pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan patin. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi pakan yang mampu meningkatykan efisiensi pakan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha budidaya. Metode: Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan pakanterapung, pendampingan dalam proses produksi, serta evaluasi efektivitas pakan terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan patin. Hasil: menunjukkan bahwa pakan terapung berbasis bahan lokal mampu menekan biaya produksi hingga 25–30% dibandingkan pakan komersial, dengan tingkat pertumbuhan ikan patin yang relatif setara. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup ikan meningkat dan limbah pakan berkurang karena pakan tidak tenggelam di dasar kolam. Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam pembuatan pakan mandiri. Kesimpulan: implementasi inovasi pakan terapung terbukti efektif sebagai solusi peningkatan produktivitas dan efisiensi budidaya ikan patin di Desa Guci. Program ini berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat lokal dan mendukung pengembangan budidaya perikanan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026