Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat pendidikan progresivisme dalam menumbuhkan kesadaran sosial mahasiswa di lingkungan Universitas Islam Riau. Latar belakang penelitian ini berangkat dari adanya kesenjangan antara idealitas tujuan pendidikan tinggi Islam yang mengintegrasikan keislaman, dan kemasyarakatan dengan realitas praktik pendidikan yang masih cenderung berorientasi kognitif-instrumental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis dengan merujuk pada kerangka filsafat pendidikan progresivisme, khususnya pemikiran John Dewey, serta nilai-nilai pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai progresivisme melalui pembelajaran kontekstual, dan berbasis pengalaman berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan kesadaran sosial mahasiswa. Kesadaran sosial tersebut terwujud dalam berbagai dimensi, antara lain kepedulian terhadap masalah sosial, tanggung jawab moral dan etis, kolaborasi sosial, kepedulian lingkungan, serta inisiatif dan kepemimpinan sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi filsafat pendidikan progresivisme dengan nilai-nilai keislaman efektif dalam memperkuat fungsi pendidikan tinggi Islam sebagai ruang pembentukan mahasiswa yang kritis, berkeadaban sosial, dan berorientasi pada keadilan serta kemaslahatan umat. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi filsafat pendidikan progresivisme dengan nilai-nilai keislaman efektif dalam memperkuat fungsi pendidikan tinggi Islam sebagai ruang pembentukan mahasiswa yang kritis, berkeadaban sosial, dan berorientasi pada keadilan serta kemaslahatan umat.
Copyrights © 2026