Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai, Daya Ledak Otot Lengan dan Koordinasi Mata Tangan terhadap Kemampuan Smash Open dalam Permainan Bolavoli KTS Pakandangan Illahi, Fajar; Afrizal S, Afrizal S; Umar, Umar; Setiawan, Yogi
Jurnal Gladiator Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor1252011

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan smash open yang dimiliki oleh pemain bolavoli KTS Pakandangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi X1, X2, X3 terhadap Y. Komponen daya ledak otot tungkai, daya ledak otot lengan, koordinasi mata tangan dan kemampuan smash open. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional. Instrument dalam penelitian ini terdiri dari vertikal jump, one hand medicine ball put, lempar tangkap bola kasti dan kemampuan smash open. Penelitian dilakukan di KTS Pakandangan dengan Jumlah sampel 16 pemain bolavoli. Teknik analisis data yang digunakan adalah kontribusi SE(X)% = BETAX x rxy x 100% dengan SPSS Versi 29. Hasil yang diperoleh diantara komponen kondisi fisik tersebut adalah (1) Daya ledak otot tungkai yang dimiliki oleh pemain bolavoli KTS Pakandangan sebesar 5,1%. (2) daya ledak otot lengan yang dimiliki oleh pemain bolavoli KTS Pakandangan sebesar 5,6%. (3) koordinasi mata tangan yang dimiliki pemain bolavoli KTS Pakandangan sebesar 17,5%. (4) Daya ledak otot tungkai, daya ledak otot lengan dan koordinasi mata tangan secara bersamaan yang dimiliki oleh pemain bolavoli KTS Pakandangan sebesar 28,2%. Kata Kunci: Daya Ledak Otot Tungkai, Daya Ledak Otot Lengan, Koordinasi Mata Tangan, Kemampuan Smash Open
Pemikiran Al-Kindi tentang Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan dalam Manajemen Sekolah Islam (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Ihsan Boarding School Riau) Illahi, Fajar; Gazali
Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-marsus.v3i2.10702

Abstract

Abstrak Manajemen sekolah Islam di pesantren modern menghadapi tantangan globalisasi, profesionalisme pendidikan, serta kebutuhan integrasi nilai-nilai Islam dengan praktik manajerial kontemporer. Kepemimpinan sekolah Islam tidak hanya dituntut cakap secara administratif, tetapi juga mampu mengambil keputusan yang rasional, etis, dan berlandaskan nilai spiritual. Namun, dalam praktiknya masih dijumpai persoalan kepemimpinan yang bersifat personalistik, kurang transparan, dan minim integrasi antara akal dan wahyu. Pemikiran Al-Kindi sebagai filsuf Muslim klasik menawarkan landasan filosofis yang menekankan penggunaan akal sebagai anugerah Tuhan yang selaras dengan wahyu dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Al-Kindi tentang kepemimpinan dan pengambilan keputusan serta relevansinya dalam manajemen sekolah Islam di Pondok Pesantren Al-Ihsan Boarding School Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan di pesantren tersebut dijalankan secara partisipatif, berlandaskan musyawarah, dan berorientasi pada kemaslahatan lembaga. Proses pengambilan keputusan mengintegrasikan pertimbangan rasional, nilai-nilai keislaman, dan tanggung jawab etis, yang menunjukkan kesesuaian signifikan dengan pemikiran Al-Kindi.   Abstract Islamic school management in modern pesantren faces challenges related to globalization, educational professionalism, and the need to integrate Islamic values with contemporary managerial practices. Leadership in Islamic schools is not only required to be administratively competent but also capable of making rational, ethical, and spiritually grounded decisions. However, in practice, leadership problems such as personalistic decision-making, lack of transparency, and limited integration between reason and revelation are still frequently encountered. Al-Kindi’s thought as a classical Muslim philosopher offers a philosophical foundation that emphasizes the use of reason as a divine gift that is harmonious with revelation in the decision-making process. This study aims to analyze Al-Kindi’s ideas on leadership and decision-making and examine their relevance to Islamic school management at Al-Ihsan Boarding School Riau. This research employs a qualitative approach using a case study method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that leadership at the pesantren is implemented in a participatory manner, based on deliberation (shūrā), and oriented toward institutional welfare. The decision-making process integrates rational considerations, Islamic values, and ethical responsibility, demonstrating a significant alignment with Al-Kindi’s thought.
Filsafat Pendidikan Progresivisme dan Perannya dalam menumbuhkan Kesadaran Sosial Mahasiswa (Kajian Empiris di Lingkungan Universitas Islam Riau) Illahi, Fajar
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2026): Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : PT. AKSARA AKADEMIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0111/afkar.v2i1.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat pendidikan progresivisme dalam menumbuhkan kesadaran sosial mahasiswa di lingkungan Universitas Islam Riau. Latar belakang penelitian ini berangkat dari adanya kesenjangan antara idealitas tujuan pendidikan tinggi Islam yang mengintegrasikan keislaman, dan kemasyarakatan dengan realitas praktik pendidikan yang masih cenderung berorientasi kognitif-instrumental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis dengan merujuk pada kerangka filsafat pendidikan progresivisme, khususnya pemikiran John Dewey, serta nilai-nilai pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai progresivisme melalui pembelajaran kontekstual, dan berbasis pengalaman berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan kesadaran sosial mahasiswa. Kesadaran sosial tersebut terwujud dalam berbagai dimensi, antara lain kepedulian terhadap masalah sosial, tanggung jawab moral dan etis, kolaborasi sosial, kepedulian lingkungan, serta inisiatif dan kepemimpinan sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi filsafat pendidikan progresivisme dengan nilai-nilai keislaman efektif dalam memperkuat fungsi pendidikan tinggi Islam sebagai ruang pembentukan mahasiswa yang kritis, berkeadaban sosial, dan berorientasi pada keadilan serta kemaslahatan umat. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi filsafat pendidikan progresivisme dengan nilai-nilai keislaman efektif dalam memperkuat fungsi pendidikan tinggi Islam sebagai ruang pembentukan mahasiswa yang kritis, berkeadaban sosial, dan berorientasi pada keadilan serta kemaslahatan umat.