Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas lahan dan mengatasi rendahnya tingkat keberhasilan panen serta rendahnya kualitas air kolam ikan pada pengelolaan kebun Tanaman Obat Keluarga (Toga), Sayur dan kolam ikan di Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Strategi yang diterapkan yaitu sistem akuaponik bersirkulasi tertutup (closed loop) mengintegrasikan tiga model yaitu Drip System, Deep Water Culture (DWC) dan Nutrient Film Technique (NFT). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari tahap observasi-koordinasi, perancangan dan implementasi sistem akuaponik, serta evaluasi dan analisis. Secara teknis, penerapan rekayasa sirkulasi air dan alih fungsi kolam lama sebagai biofilter dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas air kolam. Efektivitas teknis sistem ini telah terbukti secara empiris melalui keberhasilan panen yang meningkat dari ±50% menjadi ±90% dari bibit yang ditanam dan efisiensi biaya pupuk hingga 100% karena pemanfaatan nutrisi dari limbah ikan. Proses biofiltrasi dan nitrifikasi pada sistem ini berlangsung dengan baik yang terkonfirmasi melalui indikator biologis yaitu pertumbuhan enceng gondok dan melati air yang sangat subur. Keberhasilan secara teknis ini berbanding lurus dengan respon dan penilaian yang baik dari mitra, dibuktikan dengan hasil kuesioner dan pencapaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berada pada kategori sangat baik dengan nilai 3,86 atau 96,49 (mutu A). Kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan kebun Toga, sayur dan kolam ikan secara terintegrasi dan berkelanjutan melalui sistem akuaponik. Pendampingan berkelanjutan yang dilakukan tim pengabdian akan dapat menjamin keberlanjutan program dan potensi replikasinya di wilayah lain.
Copyrights © 2026