Indonesia merupakan negara multikultural yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya, sehingga diperlukan pengembangan sikap toleransi dan empati sejak usia dini Sekolah dasar merupakan tahap yang sangat penting dalam pembentukan karakter sosial peserta didik melalui interaksi dengan teman sebaya yang berasal dari latar belakang yang beragam Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran interaksi teman sebaya dalam menumbuhkan sikap empati pada siswa sekolah dasar dalam konteks pendidikan multikultural. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah yang bersumber dari Google Scholar dan jurnal nasional terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya lintas budaya berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan empati, toleransi, dan kecerdasan emosional siswa. Lingkungan sekolah yang inklusif, keteladanan guru, serta budaya sekolah yang mendukung mampu memperkuat nilai-nilai multikultural. Sementara itu, stereotip dan prasangka dapat menjadi faktor penghambat dalam terciptanya interaksi sosial yang positif.
Copyrights © 2026