Pada jenjang pendidikan vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), penguatan literasi dan numerasi menjadi kebutuhan strategis karena berkaitan langsung dengan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan berbasis data. Namun demikian, implementasi literasi dan numerasi dalam pembelajaran kejuruan masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan pemahaman guru dalam mengintegrasikannya ke dalam mata pelajaran produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memahami, merancang, dan menerapkan pembelajaran berbasis literasi dan numerasi melalui program pendampingan di SMK Negeri 1 Bonai Darussalam untuk meningkatkaan kompetensi guru dalam pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, workshop, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, serta refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi dan numerasi, meningkatnya kemampuan menyusun perangkat pembelajaran terintegrasi, serta perubahan sikap guru yang lebih terbuka terhadap inovasi pembelajaran. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan di dapat hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan guru mengenai literasi dan numerasi dari sebelumnya. Dimana pada tes awal hanya 30% guru yang menerapkan literasi dan numerasi dalam pembelajaran. Setelah dilakukan pendampingan maka dapat dilihat peningkatan persentase menunjukan 85% guru sudah memahami konsep penerapan literasi di mata Pelajaran. Hal itu menunjukan adanya peningkatan sebanyak 55% dari sebelumnya. Program ini berkontribusi pada penguatan budaya literasi dan numerasi di sekolah serta mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SMK.
Copyrights © 2026