Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-efficacy sebagai variabel intervening pada hubungan antara workplace training dan pengembangan profesional terhadap kinerja karyawan PT. Tanjung Selatan Makmur Jaya. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan yang berjumlah 253 orang, dengan jumlah sampel 155 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workplace training berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy dan kinerja karyawan. Pengembangan profesional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy dan kinerja karyawan. Selain itu, self-efficacy terbukti berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat pengaruh workplace training dan pengembangan profesional terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelatihan di tempat kerja dan program pengembangan profesional yang terencana dapat mendorong peningkatan keyakinan diri karyawan, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen PT. Tanjung Selatan Makmur Jaya untuk lebih memfokuskan strategi pengembangan sumber daya manusia pada peningkatan pelatihan berbasis pekerjaan dan program pengembangan profesional yang mendukung efikasi diri karyawan.
Copyrights © 2026