Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan food e-commerce terhadap perilaku belanja mahasiswa dalam perspektif ekonomi syariah. Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa yang semakin banyak memanfaatkan layanan pemesanan makanan secara daring.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 260 mahasiswa Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah Politeknik Negeri Medan, dengan sampel sebanyak 38 responden. Penentuan ukuran sampel mengacu pada pendekatan statistik yang dikemukakan oleh Hair (2019) dan Cohen (1992), di mana Hair merekomendasikan ukuran sampel minimal 5–10 kali jumlah indikator, sedangkan Cohen menyarankan rentang 30–50 responden untuk analisis regresi sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan food e-commerce berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku belanja mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,022 (<0,05). Nilai koefisien determinasi sebesar 13,8% menunjukkan bahwa penggunaan food e-commerce memberikan kontribusi terhadap variasi perilaku belanja mahasiswa. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan teknologi digital perlu diimbangi dengan penerapan prinsip konsumsi dalam ekonomi syariah, seperti memperhatikan aspek kehalalan, moderasi, dan etika dalam berbelanja
Copyrights © 2026