Abtrak Latar Belakang: Selalu berusaha untuk mencapai keberhasilan baik dari segi pelayanan maupun hasil produksinya. Untuk menunjang keberhasilan tersebut diperlukan pemeliharaan tempat tugas yang sehat dan aman untuk mencegah terjadinya kecelakaan tugas dan mencapai kondisi perusahaan zero accident atau kecelakaan nihil. Melalui promosi K3, safety talk diketahui bahwa salah satu cara pencegahan kecelakaan tugas dengan menyebarkan informasi tentang kesehatan dan keselamatan tugas (K3). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bentuk pendekatan serta aplikasi safety talk pada pengemudi kendaraan besar di Makassar Persingahan Peti Kemas Perusahaan PT Pelindo. Motode: Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Populasi penelitian yaitu 240 pengemudi kendaraan besar, dengan teknik purposive sampling maka sampel yang diambil sebanyak 150 pengemudi. Dengan menggunakan kuesioner pada lembar, pengumpulan data digunakan SPSS 16.0 untuk mengolah datanya. Hasil: Seratus % dari 150 orang yang mengikuti penelitian menemukan bahwa cara safety talk efektif untuk 135 orang (90 %) dan aplikasi safety talk efektif untuk 150 orang (100 %). Berdasarkan cara safety talk, 135 (90 %) responden menyatakan efektif, dan berdasarkan aplikasi safety talk, 150 (100 %) menyatakan efektif. Kesimpulan: Simpulan cara safety talk disampaikan dan diimplementasikan sebelum bekerja sehingga semua karyawan, khususnya pengemudi sopir truk tronton, selalu sadar akan masalah kesehatan dan keselamatan kerjanya. Kata Kunci: Safety talk, peti kemas, sopir truk
Copyrights © 2023