Pendahuluan: Perkembangan industri dan bisnis berdampak signifikan pada penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), yang bertujuan melindungi pekerja dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Kesadaran akan pentingnya K3 menjadi kunci dalam mencegah kecelakaan yang dapat menyebabkan cedera hingga kematian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan pelaksanaan K3 pada pekerja di unit Process Plant (Furnace) di PT X. Metode: Penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik pendekatan Cross Sectional dengan teknik penarikan sampel purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 83. Analisis statistik yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Pada analisis bivariat menggunakan uji Chi-square untuk melihat hubungan dua variabel. Hasil penelitian: bahwa terdapat hubungan pendidikan dengan nilai X2= 6.350, p= 0,01, masa bekerja (X2= 8,18, p= 0,004), Pengetahuan K3 (X2= 8,622, p= 0,003), Pelatihan K3 (X2= 20,24, p= 0,001) terhadap kepatuhan Pelaksanaan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Pada Pekerja di Unit Process Plant (Funance), Kesimpulan: faktor pendidikan, masa kerja, pengetahuan K3, dan pelatihan K3 memiliki hubungan signifikan terhadap tingkat kepatuhan pekerja dalam pelaksanaan K3. Kepatuhan yang tinggi dapat meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi risiko kecelakaan kerja.. Saran: bahwa PT X menyusun program pelatihan K3 secara berkala dan terjadwal kepada seluruh pekerja bukan hanya pada pekerja yang baru masuk serta Melakukan evaluasi secara berkala mengenai pelaksanaan K3 Kata Kunci: Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3), Pendidikan,Pengetahuan K3,Pelatihan K3
Copyrights © 2025