Kakao (Theobroma cacao L) merupakan komoditas penting Indonesia yang diolah menjadi berbagai produk dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Jahe (Zingiber officinalle) dikenal sebagai rempah dengan aroma khas dan rasa pedas yang mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol dan shogaol serta minyak atsiri yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan daya antioksidan. Namun pemanfaatan jahe di Indonesia masih terbatas sehingga diperlukan inovasi baru produk bernilai tambah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan jahe bubuk terhadap kadar lemak, kadar air, titik leleh, dan uji organoleptik yaitu warna, aroma, tekstur, dan rasa. Perlakuan penelitian yaitu penambahan jahe bubuk (0%, 5%, 10%, dan 15%). Analisis data menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf dan tiga kali ulangan, kemudian dianalisis menggunakan SPSS dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Berdasarkan hasil penelitian penambahan jahe bubuk dalam pengolahan cokelat batang, berpengaruh nyata terhadap kadar air dan titik leleh, sedangkan uji organoleptik pada warna, aroma, dan rasa tidak berpengaruh nyata. Perlakuan terbaik yang dihasilkan cokelat batang dengan penambahan jahe bubuk yaitu pada perlakuan 15%.
Copyrights © 2026