Gangguan psikososial telah banyak dilaporkan terjadi pada pasien yang mengalami kerusakan gigi anterior. Rasa tidak percaya sering muncul sebagai manifestasi psikologis dari kerusakan atau kehilang gigi anterior. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak psikososial terhadap estetis gigi pada guru dan siswa-siswi Pesantren Modern Al Mukhlisin, Deli Serdang, Sumatera Utara. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan disain cross sectional, Populasi pada penelitian ini adalah semua guru guru dan siswa siswi yang ada di Pesantren Modern Al Mukhlisin, Deli Serdang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner PIDAQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan gigi anterior memiliki dampak signifikan terhadap kepercayaan diri, dampak sosial, dampak psikologis dan dampak fonetik. Oleh karena itu, diperlukan intervensi preventif dan edukasi kesehatan gigi di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026