Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnua kemampuan berenang peserta didik dan terbatasnya fasilitas praktik renang di sekolah, sehingga pembelajaran renang sering hanya berlangsung secara teoretis dan belum mampu memberikan pengalaman belajar yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis FlutterFlow untuk materi renang dan keselamatan di air yang dapat digunakan sebagai media belajar alternatif di sekolah yang tidak memiliki sarana akuatik memadai. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall dengan melibatkan ahli media, ahli pembelajaran, ahli renang, serta peserta didik dari SMAN 1 Tumpang, SMAN 1 Lawang, dan SMAN 1 Kota Malang. Data penelitian terdiri atas data kualitatif berupa masukan ahli terhadap desain dan konten aplikasi, serta data kuantitatif dari kuesioner uji coba kelompok kecil dan besar. Hasil validasi menunjukkan bahwa aplikasi memperoleh kelayakan sangat tinggi dengan nilai 97,5% dari ahli media, 95% dari ahli pembelajaran, 97,5% dari ahli renang, 90% pada uji kelompok kecil, dan 97% pada uji kelompok besar. Hasil tersebut menegaskan bahwa aplikasi ini layak digunakan dan efektif mendukung pembelajaran renang tanpa bergantung pada fasilitas kolam renang. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan solusi praktis bagi sekolah serta memperluas akses pembelajaran akuatik berbasis digital. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan fitur evaluasi keterampilan, integrasi augmented reality, atau analisis performa renang untuk meningkatkan fungsionalitas aplikasi.
Copyrights © 2026