Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap konsentrasi belajar siswa di SMAN 1 Soromandi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang sering mengonsumsi makanan cepat saji dan kelompok kontrol yang tidak mengonsumsi makanan cepat saji secara teratur. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur konsumsi makanan cepat saji dan tes konsentrasi untuk mengukur kemampuan siswa dalam berkonsentrasi selama pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang sering mengonsumsi makanan cepat saji memiliki konsentrasi yang lebih rendah dibandingkan dengan siswa yang menghindari makanan cepat saji. Siswa kelompok eksperimen memperoleh skor rata-rata 60 dalam tes konsentrasi, sedangkan kelompok kontrol memperoleh skor rata-rata 85. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh negatif konsumsi makanan cepat saji terhadap konsentrasi belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak sekolah dan orang tua dalam merancang kebijakan pola makan yang lebih sehat untuk mendukung keberhasilan belajar siswa.
Copyrights © 2025