Penelitian ini dilaksanakan untuk menelaah kurikulum Pendidikan Agama Islam yang diterapkan dalam pembentukan karakter peserta didik kelas 5 di SD Negeri 212 Palembang. Secara lebih terperinci, penelitian ini adalah mengidentifikasi berbagai unsur yang memfasilitasi maupun menghalangi pengembangan akhlak Islami siswa, langkah-langkah yang diaplikasikan oleh para pengajar guna menanamkan keyakinan, dan aneka ragam kendala yang muncul sepanjang tahapan tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan mengumpulkan informasi melalui pengamatan langsung, percakapan, dan telaah dokumen. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa aspek pendorong meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, partisipasi intensif dari para pendidik, ditambah dengan dukungan dari pihak orang tua. Sementara itu, aspek penghambatnya mencakup minimnya semangat belajar murid dan alokasi waktu yang terbatas bagi kegiatan belajar. Upaya pengajar dalam menanamkan nilai-nilai keyakinan ditempuh dengan menyajikan teladan positif, membiasakan tingkah laku yang baik, serta memanfaatkan teknik dan sarana pengajaran yang sesuai. Meskipun demikian, hambatan utama yang masih dihadapi adalah pengaruh dari lingkungan eksternal dan kurangnya keteguhan dari para siswa. Oleh karena itu, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengupas lebih jauh peran guru, lingkungan sekolah, dan keluarga dalam penanaman keyakinan, sehingga dapat disajikan saran yang lebih bermanfaat bagi kemajuan proses belajar mengajar.
Copyrights © 2026