JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
Vol 10, No 2 (2026): April

PEMBERDAYAAN PERTANIAN LAHAN KERING MALALUI PERTANIAN BAWANG MERAH ORGANIK BERTEKNOLOGI DIGITAL

Gede Widayana (Jurusan Teknik Mesin, Universitas Pendidikan Ganesha)
I Gusti Lanang Agung Parwata (Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Universitas Pendidikan Ganesha)
Nia Erlina (Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA, Universitas Pendidikan Ganesha)
Ida Bagus Putu Mardana (Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA, Universitas Pendidikan Ganesha)
I Komang Restu Widi Artha (Jurusan Fisika, Institut Teknologi Bandung)
Ni Kadek Cinta Eka Putri Jayanti (Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA, Universitas Pendidikan Ganesha)
Anak Agung Gde Suyoga Wiguna (Jurusan Fisika, Institut Teknologi Bandung)
Gede Arya Amerta (Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA, Universitas Pendidikan Ganesha)
Putu Vina Febryanti (Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA, Universitas Pendidikan Ganesha)
Gede Darmika Yasa (Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA, Universitas Pendidikan Ganesha)



Article Info

Publish Date
06 Apr 2026

Abstract

Abstrak: Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada kelompok tani mitra di wilayah pedesaan dengan basis ekonomi pertanian hortikultura dan perikanan air tawar. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi sistem produksi yang masih konvensional, keterbatasan akses air, lemahnya manajemen usaha, serta ketergantungan pemasaran pada pengepul. Kegiatan pengabdian bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan nilai tambah ekonomi mitra melalui penerapan teknologi digital dan penguatan manajemen usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning System (PALS) yang meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan kelembagaan dan keberlanjutan dengan melibatkan 25 anggota kelompok tani. Evaluasi dilakukan melalui pre–post assessment keterampilan dan pencatatan perubahan produktivitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis mitra sebesar 38%, peningkatan efisiensi produksi pertanian sebesar 30%, serta peningkatan nilai jual produk olahan bawang merah rata-rata sebesar 25% melalui diversifikasi produk dan perbaikan sistem pemasaran.Abstract: This Community Service Program (PkM) is implemented in partner farmer groups in rural areas with an economic base of horticulture and freshwater fisheries. The main problems faced by partners include conventional production systems, limited water access, weak business management, and marketing dependence on collectors. The community service activity aims to increase production capacity and economic added value of partners through the application of digital technology and strengthening business management. The implementation method uses the Participatory Action Learning System (PALS) approach which includes socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, as well as institutional strengthening and sustainability by involving 25 farmer group members. Evaluation is carried out through pre-post skills assessments and recording productivity changes. The results of the activity show an increase in partners' technical skills by 38%, an increase in agricultural production efficiency by 30%, and an average increase in the selling value of processed shallot products by 25% through product diversification and improvements to the marketing system.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Other

Description

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research ...