Kedisiplinan memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa, sehingga diperlukan upaya untuk menumbuhkan kedisiplinan siswa. Kegiatan Pramuka menjadi salah satu cara yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai disiplin. Melalui kegiatan Pramuka, siswa dilatih untuk bertanggung jawab, mandiri, serta menaati aturan dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam membentuk kedisiplinan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka serta faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan kegiatan pramuka di SDN 2 Medana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tehnik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) upaya guru dalam membentuk kedisiplinan meliputi; penerapan strategi dalam mengajar pramuka yang bisa membentuk kedisiplinan siswa, serta menjalankan berbagai kegiatan yang mendukung kedisiplinan dalam pramuka. (2) Faktor pendukung dalam kegiatan pramuka antara lain; adanya dukungan dari pihak sekolah, dan kemampuan pembina pramuka yang kompeten dalam mengajarkan pramuka. Sementara itu faktor penghambat kegiatan pramuka meliputi; keterbatasan fasilitas serta kondisi cuaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler pramuka efektif untuk membentuk kedisiplinan siswa, terutama jika didukung oleh guru dan lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026