Dalam kegiatan pembelajaran matematika kelas IV SDN 201 Inpres Tammu-Tammu Desa Moncongloe Bulu Kabupaten Maros adalah: 1) Murid cenderung pasif dalam proses pembelajaran hanya menjadi pendengar dan pencacat aktif, 2) Murid kurang percaya diri dalam menyelesaikan soal-soal matematika, 3) Masih banyaknya murid yang kurang memperhatikan penjelasan guru, dan 4) Hasil belajar matematika murid masih rendah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar murid kelas IV SDN 201 Inpres Tammu-Tammu Desa Moncongloe Bulu Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mencakup empat kali pertemuan tiap siklus. Subjek penelitian ini adalah murid kelas IV SDN 201 Inpres Tammu-Tammu Desa Moncongloe Bulu Kabupaten Maros sebanyak 15 murid yang terdiri atas 8 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, tes (evaluasi), dan dokumentasi. Data yang sudah diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara statistik deskriptif digunakan untuk mendiskripsikan hasil belajar matematika murid dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI). Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar murid melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dimana pada siklus I dengan presentasi 67,6% dan pada siklus II dengan presentasi 84,9%. Skor rata-rata hasil belajar matematika pada siklus I 57,3 dan yang tuntas 3 murid atau 20% dengan kategori sangat rendah, dan skor rata-rata hasil belajar matematika murid pada siklus II meningkat menjadi 91,3 dan yang tuntas sebanyak 15 murid atau 100% dengan kategori sangat tinggi. Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa hasil belajar matematika murid kelas IV SDN 201 Inpres Tammu-Tammu Desa Moncongloe Bulu Kabupaten Maros dapat ditingkatkan melalui model Group Investigation (GI).
Copyrights © 2023