Pertumbuhan ekonomi tidak dapat terlepas dari permasalahannya yang mana salah satunya adalah ketimpangan. Pulau Jawa, khususnya Jawa Bagian Barat, meskipun seringkali dianggap sebagai konsentrasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia ternyata tidak terlepas dari permasalahan ketimpangan tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi seberapa besar ketimpangan yang terjadi di Jawa Bagian Barat serta wilayah mana saja yang memiliki dominasi kuat terhadap proses ketimpangan wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis Indeks Entropi Theil yang dilakukan bertahap yaitu perhitungan ketimpangan dalam wilayah (intra) di masing – masing provinsi dan ketimpangan antar wilayah (inter). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki nilai ketimpangan tertinggi, disusul oleh Provinsi DKI Jakarta, dan provinsi dengan ketimpangan terendah adalah Provinsi Banten.
Copyrights © 2025