Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Economic Benefits and Stakeholder’s Role In Community Forest Management In Rembang Regency, Central Java Province Waridin Waridin; Aini Nur Furoida; Cici Musliha; Arisanti Ayu Wardhani
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the economic benefits of the Pesanggem Desa Sale community in Rembang Regency, Central Java, that is obtained from the use of corn farming, and to analyze the role of stakeholders in the implementation of CFM in Sale Village. Sources of data were obtained using the accidental sampling method to determine the number of respondents and the purposive sampling method for key informants, each of which amounted to 48 people and 14 people. The analytical method used is using the R/C ratio, co-management, and stakeholder analysis. The results showed that the R/C value for the cultivation of corn and cattle obtained a value of 1.96 & 1.70 respectively, meaning that it is feasible to run, and collaboration between stakeholders in implementing CFM is categorized as good, indicated by a value of 4, while stakeholders who have influence and interest high in quadrant II or key player, namely Forest Village Community Institution (FVCI), State-Owned Forestry Company (SOFC), Pesanggem and Agriculture Office (AO). This study indicates that CFM management has been running well where farming as a form of collaboration with the community has decent business prospects; evaluation of the implementation of co-management also showed promising results. In addition, the stakeholders involved have carried out their roles according to their respective roles and interests.
Strategi Pemasaran Olahraga Binaraga I Made Dwi Sastra Wargama; Cici Musliha; Syamsudin Syamsudin; Titis Pambudi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Binaraga adalah suatu cabang olahraga yang mempersentasikan hasil latihan yang lama dan memperlihatkan seluruh bagian otot tubuhnya. Kepopuleran binaraga menurun saat pandemi Covid-19, penurunan aktifitas ditempat pusat kebugaran karena ada penutupan membuat binaraga menjadi terlupakan dan asing di masyakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pandangan berdasarkan peneltian terdahulu mengenai strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan kembali popularitas olahraga binaraga. Metode dalam peneltian ini adalah literature review, metode ini tepat digunakan karena kepustakaan yang nantinya akan mendukung saat proses pengkajian serta menjawab permasalahan dalam penelitian yang diangkat dalam penelitian ini. Penyaringan artikel sebagai bahan literasi sudah melalui filtrasi yang dilakukan bertujuan untuk mempertajam konsep yang akan menjadi simpulan. Artikel yang digunakan adalah artikel yang secara langsung berkaitan dengan variabel peneltian yaitu penerapan strategi pemasaran olahraga dan juga peningkatan olahraga binaraga. Pemasaran olahraga binaraga sebaiknya lebih mempriotitaskan pada kekuatan olahraga binaraga yaitu sebagai upaya untuk menjaga bahkan peningkatan kebugaran masyarakat, meningkatkan kualitas fisik, menambah penampilan, serta kesehatan. Adapun solusi yang ditawarkan agar olahraga binaraga semakin banyak diminati dan menjadi trend tentu perlu adanya sebuah strategi pemasaran yang tepat, dan melibatkan produsen suplement (paling mudah) karena mereka bisa menjual produknya dalam kompetisi dan setelah kompetisi.
Pengaruh Nilai Tukar Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Inflasi Di Indonesia Periode 2000 – 2022 Cici Musliha
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ekuilnomi Vol 5 No 2 Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v5i2.787

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai tukar dan suku bunga terhadap inflasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder periode 2000 – 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda Ordinary Least Square (OLS). Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel nilai tukar dan suku bunga mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel inflasi dengan nilai probabilitas F-statistik sebesar 0,000215 atau nilai lebih rendah dari α = 0,05. Artinya variabel nilai tukar dan suku bunga sebagai variabel independen mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel inflasi sebagai variabel dependen
Economic Benefits and Stakeholder’s Role In Community Forest Management In Rembang Regency, Central Java Province Waridin Waridin; Aini Nur Furoida; Cici Musliha; Arisanti Ayu Wardhani
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the economic benefits of the Pesanggem Desa Sale community in Rembang Regency, Central Java, that is obtained from the use of corn farming, and to analyze the role of stakeholders in the implementation of CFM in Sale Village. Sources of data were obtained using the accidental sampling method to determine the number of respondents and the purposive sampling method for key informants, each of which amounted to 48 people and 14 people. The analytical method used is using the R/C ratio, co-management, and stakeholder analysis. The results showed that the R/C value for the cultivation of corn and cattle obtained a value of 1.96 & 1.70 respectively, meaning that it is feasible to run, and collaboration between stakeholders in implementing CFM is categorized as good, indicated by a value of 4, while stakeholders who have influence and interest high in quadrant II or key player, namely Forest Village Community Institution (FVCI), State-Owned Forestry Company (SOFC), Pesanggem and Agriculture Office (AO). This study indicates that CFM management has been running well where farming as a form of collaboration with the community has decent business prospects; evaluation of the implementation of co-management also showed promising results. In addition, the stakeholders involved have carried out their roles according to their respective roles and interests.
Pengaruh Nilai Tukar dan Tingkat Suku Bunga terhadap Inflasi di Indonesia Periode 2000 – 2022 Cici Musliha
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Ekuilnomi Vol 5(2) Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/2ck8n324

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai tukar dan suku bunga terhadap inflasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder periode 2000 – 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda Ordinary Least Square (OLS). Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel nilai tukar dan suku bunga mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel inflasi dengan nilai probabilitas F-statistik sebesar 0,000215 atau nilai lebih rendah dari α = 0,05. Artinya variabel nilai tukar dan suku bunga sebagai variabel independen mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel inflasi sebagai variabel dependen
Studi Komparasi Efisiensi Bank Syariah dan Bank Konvensional Sebelum dan Selama Pandemi COVID-19 Dicky Iskandar Dzulqornain Aiz; Cici Musliha
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 9, No 3 (2023): JIEI : Vol.9, No.3, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i3.10377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efisiensi kinerja bank syariah dan bank konvensional di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan 10 bank konvensional dan 10 bank syariah dari tahun 2017 sampai tahun 2022. Data tersebut dibuat triwulanan dan dianalisis menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan efisiensi antara bank syariah dan bank konvensional sebelum dan selama pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 memberikan dampak bahwa baik bank syariah maupun bank konvensional sama-sama mengalami penurunan efisiensi selama pandemi COVID-19. Dengan kata lain pembatasan mobilitas selama pandemi COVID-19 memberikan dampak yang sama terhadap kedua jenis bank. Penelitian ini juga menemukan bahwa biaya tenaga kerja dan promosi merupakan biaya yang paling tidak efisien penggunaannya selama pandemi COVID-19 baik pada bank syariah maupun bank konvensional.
Studi Komparasi Efisiensi Bank Syariah dan Bank Konvensional Sebelum dan Selama Pandemi COVID-19 Dzulqornain Aiz, Dicky Iskandar; Musliha, Cici
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 3 (2023): JIEI : Vol.9, No.3, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i3.10377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efisiensi kinerja bank syariah dan bank konvensional di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan 10 bank konvensional dan 10 bank syariah dari tahun 2017 sampai tahun 2022. Data tersebut dibuat triwulanan dan dianalisis menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan efisiensi antara bank syariah dan bank konvensional sebelum dan selama pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 memberikan dampak bahwa baik bank syariah maupun bank konvensional sama-sama mengalami penurunan efisiensi selama pandemi COVID-19. Dengan kata lain pembatasan mobilitas selama pandemi COVID-19 memberikan dampak yang sama terhadap kedua jenis bank. Penelitian ini juga menemukan bahwa biaya tenaga kerja dan promosi merupakan biaya yang paling tidak efisien penggunaannya selama pandemi COVID-19 baik pada bank syariah maupun bank konvensional.
Strategy and Willingness to Pay for Tourists in a Coastal Tourism Development (A Case Study of Tourism Objects at Baruna Beach, Semarang) Musliha, Cici; Waridin, Waridin; Suciati, Ika; Febianti, Agatha Risky; Prastiwi, Elisabeth Tyas; Salsabiila, Silvia
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2024.012.01.02

Abstract

This study aims to estimate the value of tourists' willingness to pay and formulate a strategy for developing Baruna Beach tourism. This study used a mixed-methods approach, utilizing both quantitative and qualitative methods. The quantitative approach employed the contingent valuation method and descriptive statistics, while the qualitative approach utilized SWOT analysis and qualitative descriptive analysis. This study uses primary data. Taken with a questionnaire of 110 tourists and semi-structured interviews conducted with key persons (guards and related agencies). The results showed that as many as 87% of respondents were willing to pay additional costs for developing Baruna tourism. SWOT analysis indicates strong potential for growth, particularly in infrastructure and digital promotion. Integrating WTP with SWOT supports an aggressive strategy focused on environmental conservation, improved facilities, and sustainable revenue generation. This study contributes theoretically by linking economic valuation with strategic tourism management and practically by guiding local authorities in optimizing entrance fees and coastal infrastructure. Findings suggest that digital payment systems for WTP collection, as well as further research on the socio-cultural influences on WTP, are warranted. Despite its insights, the study is limited by accidental sampling, which excludes the perspectives of potential tourists. Future research should explore diverse pricing models and broader market segmentation for sustainable coastal tourism.
Identifikasi Ketimpangan Wilayah Antar Kabupaten/Kota di Pulau Jawa Bagian Barat Togi Haidat Mangara; Lilis Hoeriyah; Cici Musliha
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.106

Abstract

Pertumbuhan ekonomi tidak dapat terlepas dari permasalahannya yang mana salah satunya adalah ketimpangan. Pulau Jawa, khususnya Jawa Bagian Barat, meskipun seringkali dianggap sebagai konsentrasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia ternyata tidak terlepas dari permasalahan ketimpangan tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi seberapa besar ketimpangan yang terjadi di Jawa Bagian Barat serta wilayah mana saja yang memiliki dominasi kuat terhadap proses ketimpangan wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis Indeks Entropi Theil yang dilakukan bertahap yaitu perhitungan ketimpangan dalam wilayah (intra) di masing – masing provinsi dan ketimpangan antar wilayah (inter). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki nilai ketimpangan tertinggi, disusul oleh Provinsi DKI Jakarta, dan provinsi dengan ketimpangan terendah adalah Provinsi Banten.
Estimation Of Carbon Footprint Emission Consumption In Electricity From Individual Student: Case Study In Department Of Economics, Universitas Diponegoro Mentari Anggun Djatayu; Indah Susilowati; Aini Nur Furoida; Cici Musliha
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1292-1298

Abstract

This research aims to analyze estimated carbon footprint emissions based on daily electricity consumption, as well as provide strategies aimed at reducing greenhouse gas emissions. The method applies a quantitative approach using descriptive statistics. Data collection was obtained through purposive sampling of economics students at Diponegoro University, with a total sample of 61 students. The CO₂ emissions calculates by multiplying electricity use with the ESDM emission factor based on the 2006 IPCC Guidelines. The result shows that the estimated carbon footprint per category, which presents a comparison of the consumption of electronic goods among upper middle class and lower middle-class students, there are 3 categories: low, medium and high where cross tabulation obtained results in the low category of 93 percent out of a total of 100 percent. Therefore, the students who consume electricity resulting in carbon emissions at Diponegoro University are relatively low, reaching 93 percent and the highest consumption reaches 4.92 percent, which is still below 5 percent of the carbon consumption standard, which is a good achievement in helping to maintain the sustainability of the university's environment.