Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tanaman pinus (Pinus merkusii), berdasarkan atas diameter batang tanaman pinus. Kawasan hutan di Sulawesi Tenggara juga memiliki beberapa lahan hutan pinus, salah satunya adalah kawasan hutan di Kebun Raya Kendari, Kecamatan Poasia. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode purposive, dengan pertimbangan tanaman pinus dengan kelas diameter yang telah ditetapkan. Perlakuan untuk diameter batang terdiri dari 3 (tiga) kelas, yaitu : a. Kelas Diameter I : >10 – 20 cm; b. Kelas Diameter II : >20 – 30 cm; c. Kelas Diameter III : >30 – 40 cm. Pengambilan sampel pohon menggunakan purpossive sampling agar pengambilan sampel pohon lebih representatif (Audina et al., 2020 dalam Anhar dan Sanjaya 2023). Analisis data menggunakan analisis regresi linear, dimana dapat terlihat bagaimana pengaruh diameter batang tanaman pinus dengan produksi getah pinus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter batang tidak mempengaruhi produksi getah pinus, hal ini dikarenakan adanya beberapa faktor eksternal dan faktor internal.
Copyrights © 2024