Pendidikan anak usia dini menghadapi tantangan etis seiring meningkatnya kecenderungan instrumentalisme yang menempatkan capaian akademik di atas relasi kemanusiaan. Situasi ini menuntut kerangka filosofis yang mampu mengembalikan pendidikan pada dimensi relasionalnya. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi hospitalitas sebagai imajinasi etis dalam Perjanjian Lama serta menelaah kontribusinya bagi filsafat pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hospitalitas dalam Perjanjian Lama bukan sekadar kebajikan sosial, melainkan orientasi moral yang membentuk relasi manusia. Rekonstruksi filosofis menegaskan bahwa hospitalitas dapat dipahami sebagai landasan konstitutif pendidikan, di mana tindakan pedagogis dimulai dari penerimaan terhadap anak sebagai subjek alteritas. Perspektif ini menempatkan relasionalitas sebagai fondasi pedagogis dan memaknai pendidikan sebagai praktik menyambut kehidupan yang hadir dalam diri setiap anak.
Copyrights © 2026