Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pesan dakwah dalam membentuk pemahaman dan perilaku keagamaan mahasiswa, khususnya di lingkungan akademik Islam. Pesan dakwah tidak hanya menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga bertujuan mengubah pola pikir dan sikap mad’u agar sesuai dengan nilai-nilai syariat. Namun, efektivitas pesan dakwah sering dipengaruhi oleh cara penyampaian, isi pesan, dan respons audiens. Fokus penelitian ini adalah, bagaimana efektivitas pesan dakwah terhadap perubahan sikap mahasiswa KPI IAI AL-AZIS dan bagaimana bentuk dan isi pesan dakwah yang diterima oleh mahasiswa KPI IAI AL-AZIS. Kedua fokus ini menjadi acuan dalam menggali pemahaman mahasiswa terkait penerimaan dan pengaruh pesan dakwah dalam kehidupan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pesan dakwah terhadap perubahan sikap mahasiswa serta mengidentifikasi bentuk dan isi pesan dakwah yang mereka terima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 11 mahasiswa Program Studi KPI IAI AL-AZIS yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah dinilai efektif dalam mengubah sikap mahasiswa ketika disampaikan secara persuasif, motivatif, dan relevan dengan kebutuhan mad’u. Media mimbar menjadi sarana paling efektif, disusul oleh radio dan media sosial. Dampak perubahan sikap terlihat dari peningkatan kedisiplinan ibadah, sikap toleransi, dan kepedulian sosial mahasiswa. Bentuk dan isi pesan dakwah yang diterima mahasiswa mencakup materi akidah, ibadah, akhlak, serta isu-isu aktual seperti solidaritas terhadap Palestina. Dakwah yang komunikatif dan kontekstual lebih mudah diterima dan diinternalisasi oleh mahasiswa.
Copyrights © 2026