Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi andragogi pekerja sosial masyarakat serta menganalisis pengaruhnya terhadap efektivitas program di Panti Sosial Pamardi Putra Insyaf Medan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 25 pekerja sosial yang sekaligus dijadikan sampel penelitian (sampling jenuh). Instrumen penelitian berupa angket yang disusun berdasarkan indikator kompetensi andragogi dan efektivitas program, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, linearitas, regresi sederhana, uji t, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi andragogi pekerja sosial mayoritas berada pada kategori “cukup” (48%), diikuti kategori “baik” (24%), “kurang” (20%), “sangat baik” (4%), dan “sangat kurang” (4%). Sementara itu, efektivitas program panti sosial juga berada pada kategori “cukup” (52%), diikuti “baik” (12%), “sangat baik” (12%), “kurang” (16%), dan “sangat kurang” (8%). Analisis regresi sederhana menghasilkan persamaan Ŷ = 5,419 + 0,877X dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,770. Artinya, 77,7% variasi efektivitas program panti sosial dipengaruhi oleh kompetensi andragogi pekerja sosial, sedangkan 22,3% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan t hitung 8,770 > t tabel 2,064, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi andragogi pekerja sosial terhadap efektivitas program. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi kompetensi andragogi pekerja sosial, semakin besar pula efektivitas program panti sosial yang dijalankan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pekerja sosial melalui pelatihan, supervisi, dan dukungan kelembagaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan sosial. Kata Kunci: Kompetensi Andragogi, Pekerja Sosial, Efektivitas Program, Panti Sosial
Copyrights © 2026