Perkembangan teknologi informasi dan digital yang semakin cepat memberikan peluang sekaligus tantangan bagi pelestarian budaya lokal terutama bagi proses transfer pengetahuan antar generasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses budaya lokal di wariskan, teknologi digital yang digunakan dan tantangan apa saja yang dihadapi untuk menjaga keberlangsungan budaya lokal. Menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA dengan menganalisis artikel-artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil menunjukkan bahwa proses transfer pengetahuan tetap bertumpu pada interaksi manusia melalui cerita lisan, demonstrasi praktik budaya, peran tetua, keluarga, dan komunitas. Dari sisi teknologi teknologi seperti Content Management Systems (Mukurtu, Omeka), arsip digital, media sosial, YouTube, digital storytelling dapat memperluas akses dan Upaya dokumentasi budaya. keterbatasan infrastruktur, masalah etika dan kedaulatan data, serta kekhawatiran terhadap komersialisasi budaya menjadi tantangan yang harus dihadapi dalam pelestarian budaya. keberhasilan pelestarian budaya lokal di era digital bergantung pada kemampuan menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai-nilai tradisional serta memastikan keterlibatan aktif komunitas dalam setiap tahap pengelolaan pengetahuan budaya
Copyrights © 2026